Strategi Pengembangan Usaha Kue Lapis Legit Seleraku di Desa Sukasenang Kecamatan Bayongbong

Authors

  • Asep Permadi Gumelar Universitas Garut
  • Husni Hotimah Humairoh Universitas Garut
  • Muhamad Nu’man Adinasa Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.32627/agritekh.v4i2.890

Keywords:

UMKM, Analisis Strategi, Kue Lapis, SWOT, Strategi Pengembangan

Abstract

UMKM Seleraku merupakan salah satu jenis UMKM yang bergerak di bidang produksi kue lapis legit di Garut, UMKM ini didirikan pada tahun 1995 oleh Bapak  Saepuloh. Dalam kajian bisnisnya menghadapi beberapa tantangan utama yang berasal dari lingkungan perusahaan. Pengaruh lingkungan eksternal berupa pendatang baru dan munculnya pesaing sejenis, ketidakstabilan harga bahan baku, serta daya beli konsumen merupakan ancaman bagi perusahaan. Sedangkan untuk lingkungan internal, sistem pencatatan keuangan UMKM Seleraku yang masih mendasar, metode promosi yang masih belum efisien, jumlah tenaga kerja yang masih terbatas, dan kemasan yang masih kurang menarik, sehingga UMKM Seleraku membutuhkan alternatif strategi pengembangan usaha dalam pengembangan usahanya. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dan menentukan strategi pengembangan Strategi Pengembangan Usaha Kue Lapis Legit Seleraku Di Desa Sukasenang Kecamatan Bayongbong. Penentuan responden pada penelitian ini adalah sebanyak 10 responden. Kriteria responden dalam penelitian ini yaitu ketua atau pemilik UMKM Seleraku, bendahara, sekretaris, 2 orang bagian produksi, dan 5 orang pembeli kue lapis legit Seleraku yang telah melakukan minimal 2 kali pembelian kue jenis ini serta orang yang mengetahui segala informasi tentang usaha kue lapis Seleraku. Hasil penelitian menunjukkan diagram SWOT dengan total skor kekuatan (2,52), kelemahan (0,62), peluang (2,42), dan ancaman (0,47) dengan koordinat Analisis Swot diperoleh (1,90;1,95) yaitu situasi yang sangat menguntungkan usaha kue lapis legit seleraku dapat menggunakan strategi untuk memanfaatkan peluang berdasarkan kekuatan yang dimiliki secara maksimal. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth orientes strategy), artinya UMKM Seleraku dalam perencanaan strateginya harus memfokuskan dalam pengembangan usaha dengan cara mengoptimalkan penjualan produk dengan memanfaatkan loyalitas konsumen untuk menyebarluaskan informasi tentang produk UMKM Seleraku, meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan platform media sosial untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, melakukan inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pemenuhan produk siap makan dan sajian acara besar.

Downloads

Published

2024-02-27

Issue

Section

Articles