Tingkat Keberlanjutan Usaha Berbasis Pertanian dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
Studi Kasus pada Bisnis UMKM Keluarga di Kecamatan Tanjungari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.32627/agritekh.v1i02.26Keywords:
Keberlanjutan usaha, UMKM pertanian, bisnis keluarga, regresi berganda, faktor berpengaruh, jumlah karyawan, kemampuan memasarkanAbstract
Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak pada sektor pertanian telah memberikan kontribusi yang banyak kepada perekonomian nasional. Jika dilihat dari tipe bisnis, terdapat dua tipe UMKM yaitu bisnis keluarga dan bisnis non keluarga. Kabupaten Sumedang memiliki bisnis keluarga khususnya sektor pertanian yang beperan penting dalam perekonomian daerah, namun pada kenyataannya ada beberapa bisnis keluarga berbasis pertanian yang berhasil bertahan lama dan tidak sedikit pula bisnis keluarga berbasis pertanian di Kecamatan Tanjungsari yang gagal. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis tingkat keberlanjutan bisnis UMKM keluarga berbasis pertanian di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha UMKM keluarga berbasis pertanian. Responden penelitian berjumlah 35 orang pelaku usaha UMKM keluarga berbasis pertanian di Kecamatan Tanjungsari. Alat analisis data yang digunakan adalah teknik scoring dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan bisnis UMKM keluarga berbasis pertanian di Tanjungsari termasuk dalam kategori sedang. Kemudian, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha UMKM keluarga berbasis pertanian di Kecamatan Tanjungsari adalah jumlah karyawan dan kemampuan menjalankan strategi pemasaran usaha.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Ilham Fauzan, Anne Charina, Nur Syamsiyah, Mahra Arari Heryanto, Bobby Rachmat Saefudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.




